Author Archives: Admin Poltekkes Surakarta

KUNJUNGAN POLTEKKES PALANGKA RAYA KE JURUSAN JAMU

Category : Academic Excellence

Pada hari ini Senin tanggal Empat Belas bulan Desember Tahun Dua Ribu Dua Puluh, telah dilaksanakan kegiatan Program Center of Excellent (COE) “Kunjungan Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT) Poltekkes Kemenkes Palangka Raya“.

Kegiatan ini dihadiri oleh :

  1. Perwakilan dari Poltekkes Kemenkes Palangka Raya (5 orang)
  2. Dr. Yeyentimalla, S.Kep, Ns, M.Si
  3. Ns. Aida Kusnaningsih, M.Kep, Sp. Kep. Mat
  4. Agnescia Clarissa Sera, S.Gz, MFoodScTech
  5. Irene Febriani, S.Kep, MKM
  6. Destinady Kadiser Miden, S.Kep, MKM

‌Pada pukul 07.30 – 09.00 WIB telah dilakukan penerimaan tamu, pembukaan dan pemberian vendel oleh Poltekkes Kemenkes Surakarta yang diwakilkan oleh Satino, SKM, M.ScN (Direktur) dan Emy Suryani, M.Mid (Wakil Direktur I) di Ruang Rapat Direktorat.

Setelah itu, melanjutkan perjalanan menuju Jurusan Jamu Kampus III Klaten. Kegiatan ini dilakukan mulai pukul 09.00 WIB – 16.00 WIB. Rangkaian kegiatan antara lain :

  1. Pemaparan Profil Prodi D-III Jamu oleh Indarto AS, S.Pd, M.Kes (Kajur Jamu)
  2. Pemaparan Capaian PUI-PK oleh  Indri Kusuma Dewi, M.Sc (Sekretaris Jurusan Jamu)
  3. Kunjungan Laboratorium Jurusan Jamu
  4. Kunjungan ke Rumah Cantik Artik
Kunjungan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya ke Jurusan Jamu
Kunjungan ke Laboratorium Jurusan Jamu
Kunjungan ke Rumah Cantik Artik

PELATIHAN KADER DALAM PEMBUATAN BERBAGAI PRODUK BERBAHAN DASAR JAMU

Category : Academic Excellence

Pada hari ini Senin tanggal Tujuh bulan Desember Tahun Dua Ribu Dua Puluh pukul 07.30 WIB sampai dengan 15.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Program Center of Excellent (COE) “Pelatihan Kader Dalam Pembuatan Berbagai Produk Berbahan Dasar Jamu” di Taman Nglorogrejo, Desa Jeblog, Karanganom, Klaten.

Kegiatan ini dihadiri oleh :

  1. Perwakilan dari Direktorat Poltekkes Kemenkes Surakarta (3 orang) yaitu Athanasia Budi Astuti, Kristian Adi Kusuma dan Linda Safira
  2. Drs. Slamet Samodra Karyadi, MM (Camat Karanganom)
  3. Perwakilan dari Kelurahan Desa Jeblog (3 orang) yaitu Drs. Henry Prakosa, Suhandani dan Dewi
  4. Jurusan Jamu Poltekkes Kemenkes Surakarta
  5. Ibu Kader warga Desa Jeblog, Karanganom, Klaten

Hadir ditengah tengah pelatihan ini Camat Karanganom, Slamet Samudro Karyadi. Beliau mengapresiasi dengan adanya pelatihan ini sekaligus merupakan anugerah karena Polkesta menetapkan Kecamatan Karanganom sebagai kecamatan yang dijadikan untuk penanaman tanaman herbal.

“Nantinya saya dengan Lurah Desa Jebog menginisiasi dan melaporkan ini kepada Bupati Klaten bahwa kecamatan Karanganom kedepannya sebagai kecamatan herbal di Kabupaten Klaten”, sambung Camat Karanganom.

Sekaligus dalam acara tersebut Camat Karanganom, Lurah Desa Jeblog dan Tim Polkesta menanam tanaman obat/herbal di Taman Nglorogrejo.

Materi pelatihan ini antara lain :

  1. Ramuan Jamu seperti Hipertensi, Asam urat dan Kolestrol
  2. Makanan Fungsional seperti Nugget kelor, Agar-agar/Puding kelor, Pancake dan Coklat Herbal
  3. Minuman Jamu seperti Sirup Sere, Bir Pletok, Wedang Uwuh, dan Kunir Asem
  4. Sabun Herbal



KUNJUNGAN DIREKTUR YANKESTRAD KE JURUSAN JAMU POLKESTA

Category : Commercialization

Hari                 : Selasa, 15 September 2020

Tempat            : Ruang Rapat DIII Jamu

  1. Susunan acara antara lain pembukaan, sambutan, inti dan penutup
  2. Sambutan oleh Bp. Indarto (Ketua Jurusan Jamu) : Mempersilahkan dan memperlihatkan profil DIII Jamu, Memperlihatkan visi dan misi Jurusan Jamu dan Keunggulan dari Jurusan Jamu adalah estetika tradisional
  3. Sambutan oleh dr. Wiendra Waworuntu (Direktur Yankestrad) : Menceritakan perjalanan dari Jakarta sampai ke Jurusan Jamu dengan berkeliling ke semua instansi yang berhubungan dengan jamu
  4. Diskusi
  5. Bp. Bambang : Obat-obat tradisional tidak masuk BPJS. Baru dipikirkan karena dalam pelaksanaan lebih mahal fitofarmaka. Jurusan jamu baru membuat standar, mohon untuk dapat difasilitasi dan dapat mempunyai jabatan fungsional
  6. Ibu Wiendra : Untuk jabatan fungsional akan diusulkan segera, mengingat kebutuhan pelayanan sudah banyak
  7. Ibu Gita : Jabatan fungsional bisa, jika sudah ada formasi PNS untuk itu dan akan diusulkan ke Menpan untuk formasi Nakestrad
  8. Ibu Wiendra : Lulusan Jamu nakestrad sudah banyak, tetpai lebih banyak terserap ke industry. Kita bisa melebar ke pelayanan karena modalitas kita sudah cukup untuk dapat membuka praktek sendiri, tinggal menunggu keputusan Menteri Kesehatan untuk pembuatan Permenkes.
  9. Penyerahan surat dari Menkes tentang pengakuan ppkestrajamnas sebagai mitra pemerintahan


WORKSHOP PEMBERDAYAAN PEMBUATAN SABUN HERBAL

Category : Academic Excellence

            Klaten – Selasa, 1 September 2020. Pandemi Covid-19 telah banyak merugikan berbagai kalangan. Mulai dari kalangan atas, para petinggi, hingga masyarakat kecil. Salah satu kerugian yaitu kerugian materil, dimana banyak masyarakat usia produktif yang dikeluarkan secara sepihak oleh perusahaan atau tempat dia bekerja dengan dalih mengurangi biaya produksi. Hal in tentu saja semakin sulit lantaran saat pandemi, kebutuhan untuk meningkatkan derajat kesehatan makin banyak.

            Pengabdian masyarakat adalah salah satu bentuk realiasasi dari civitas akademika dalam menimba ilmu, dan diterapkan atau dipublikasikan ke masyarakat luas. Bekerja sama dengan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Pujakesuma Poltekkes Surakarta, pengabdian masyarakat kali ini memiliki tema workshop pembuatan sabun herbal. Targetnya yaitu ibu – ibu kader PKK Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. kegiatan in berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan, dimana para peserta memakai masker dan jarak antar peserta juga diatur.

            Pembuatan sabun herbal dipilih karena mudah dalam mencari bahan pembuatan. Selain itu, sabun ini nantinya juga memiliki daya jual di masyarakat. Sehingga, selain mencegah diri dan keluarga dari penyebaran Covid-19, sabun ini juga bisa membantu ekonomi masyarakat yang terdampak. Bahan yang digunakan juga ramah lingkungan dan murah di pasaran.

            Kedepannya, diharapkan masyarakat mampu lebih produktif dengan memvariasikan bahan pembuatan sabun herbal, sehingga mampu menjadikan desanya menjadi sentra industri pembuatan sabun herbal. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh pemerintah Desa Beku. Menurut masyarakat disini, pemanfaatan sabun herbal sudah tepat guna.

            Sebagai penutup, para peserta workshop juga diajari bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang baik di masyarakat. Yaitu dengan sering mencuci sebelum dan setelah melakukan aktivitas, menerapkan physical distancing, dan selalu menggunakan masker apabila keluar rumah. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di kabupaten Klaten.


WAWANCARA TRIBUNNEWS DENGAN KAJUR JAMU

Category : Academic Excellence

Mengkonsumsi jamu diyakini mampu meningkatkan daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh (imunitas) dari berbagai penyakit termasuk Covid-19. Jamu apa saja yang sebaiknya dikonsumsi dan bagaimana aturan mengkonsumsi jamu yang benar? Ketua Jurusan Jamu Politeknis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Surakarta, Indarto AS mengatakan tubuh manusia sebenarnya sudah memiliki sistem pertahanan atau sistem imun dari serangan virus atau kuman dari luar

Sistem imun itu ada yang berupa kekebalan tubuh bawaan sejak lahir seperti kulit, rambut, horman, enzim, HCL di dalam perut. Namun, ada pula kekebalan tubuh yang sifatnya imun adaftif. Dalam proses pembentukan imun adaftif ini, lanjut Indarto, pembentukan sel makrofa atau sel limposit untuk melawan virus atau kuman dipengaruhi oleh beberapa sintesa zat-zat kimia alami. Zat-zat kimia alami itulah yang terdapat dalam tanaman-tanaman jamu yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh atau menekan daya tahan tubuh kalau berlebihan. “Jadi, herbal atau jamu itu berfungi merangsang sel-sel yang bekerja untuk imunitas,” kata Indarto saat wawancara via zoom, Kamis (2/7/2020). Indarto menerangkan, jenis tanaman untuk jamu jumlahnya cukup banyak. Tanaman itu umumnya sudah tersedia di sekitar masyatarakat. Di antaranya ada empon empon, jahe, kunyit, lengkuas, kunyit, temulawak, kayu manis, jeruk, daun kelor, kencur, sirih, aloe vera (lidah buaya) dan meniran.

Diharapkan kedepannya publikasi melalui media seperti ini dapat membuka wawasan di masyarakat tentang manfaat obat tradisional (jamu) terhadap peningkatan imunitas serta mendorong masyarakat agar kembali menggunakan jamu sebagai sarana pencegahan penyakit.



BAKTI SOSIAL JURUSAN JAMU

Category : Academic Excellence

Pandemi global virus corona masih terus mengalami perkembangan, mulai dari peningkatan jumlah kasus, angka kematian, dan jumlah pasien sembuh. Hingga awal April ini belum ditemukan vaksin yang tepat untuk menangkalnya. Sejmlah penelitian pun masih dikembangkan dan mungkin akan berjalan lama. Oleh karena itu, menerapkan tindakan pencegahan dengan semaksimal mungkin adalah salah satu hal yang wajib dilakukan. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dari luar dan dalam tubuh.

Poltekkes Kemenkes Surakarta khususnya Jurusan Jamu pada hari Jumat 3 April 2020 sampai dengan Senin 6 April 2020 melakukan Bakti Sosial di lingkungan sekitar kampus

Kami sebagai warga negara dan civitas akademika merasa mempunyai kewajiban untuk membantu dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar kami dengan memberikan bantuan berupa makanan sehat dan jamu empon-empon sebagai salah satu pencegahan penyakit dari dalam tubuh.

Dengan pemberian makanan dan minuman tersebut harapannya masyarakat agar bisa mencegah penyakit dengan selalu berupaya meningkatkan sistem imun tubuh mereka.

Sasaran kami yaitu masyarakat kebawah terutama orang tua dan para pekerja informal  yang tidak mempunyai hak kerja dari rumah. Dan di karenakan hal tersebut, maka mereka ini sangat rentan terhadap penularan penyakit atau wabah yang sedang menjadi pandemi.

Kami berharap bantuan yang sedikit kami berikan dapat berguna sebaik mungkin, mampu meningkatkan sistem imun dan penularan virus, serta membuat badan lebih bugar.


KALENDER

July 2022
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

PENGUNJUNG

  • 13
  • 249
  • 1,118
  • 840,888

FLAG COUNTER

Flag Counter