Category Archives: Academic Excellence

SOSIALISASI IZIN UNTUK PANGAN OLAHAN

Category : Academic Excellence

PUI-PUJAKESUMA Polkesta bersama Loka POM Surakarta menyelenggarakan Pendampingan UMKM Desa Binaan “Sosialisasi Izin untuk Pangan Olahan” yang diselenggarakan pada Kamis, 26 Agustus 2021 melalui zoom meeting yang dimulai pada pukul 09.00 WIB – Selesai.

Hadir dalam acara narasumber yaitu Rr. Tri Novitarini, STP (Loka POM Surakarta) dengan tema Pendaftaran Pangan Olahan. Kemudian dilanjutkan acara pembuatan pangan olahan oleh Tim Mahasiswa KKN UNS 199 dan Kader Desa Jeblog, Karanganom, Klaten

  1. Pembukaan dan sambutan oleh Athanasia Budi Astuti (Ketua PUI-PUJAKESUMA)
  2. Pemaparan Materi Pendaftaran Pangan Olahan oleh Rr. Tri Novitarini, S.T.P (PFM Ahli Muda Loka POM Surakarta)
    a.Obat dan Makanan adalah obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor farmasi, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan
    b.Pangan dibagi menjadi 4 macam antara lain pangan segar, pangan olahan siap saji, pangan olahan dan bahan tambahan pangan (BTP)
    c.Tidak Diizinkan Sebagai Pangan IRT (Peraturan Badan BPOM No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi PIRT)
    •Pangan yang diproses dengan sterilisasi komersial atau pasteurisasi
    •Pangan yang diproses dengan pembekuan (frozen food) yang penyimpanannya memerlukan lemari pembeku
    •Pangan olahan asal hewan yang disimpan dingin/beku
    •Pangan diet khusus dan pangan keperluan medis khusus antara lain MP-ASI, booster ASI, formula bayi, formula lanjutan, pangan untuk penderita diabetes
    d.Pangan olahan wajib daftar badan POM antara lain pangan olahan dijual dalam kemasan eceran, pangan program pemerintah, pangan fortifikasi, pangan yang ditunjukkan untuk uji pasar, pangan wajib SNI dan bahan tambahan pangan (BTP)
    e.Cara memperoleh izin edar di BPOM yaitu registrasi akun, registrasi pangan olahan dan nomor izin edar. Untuk akun perusahaan yaitu mendapatkan user ID dan password, untuk produk yaitu input data dan upload dokumen melalui e-reg.pom.go.id
    f.Pangan Olahan yang beredar di Indonesia harus memiliki izin edar dari Badan POM atau Dinas Kesehatan
    g.Untuk memperoleh izin edar, Pangan Olahan harus memenuhi persyaratan keamanan, khasiat/manfaat, mutu, gizi (untuk pangan olahan), dan label/penandaan
    h.Sebelum membeli Pangan Olahan, ingat Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa)
  3. Diskusi dan Tanya Jawab
    a.Sri Hargiyanti (Bidan Desa Beku)
    Berapa macam produk yang didaftarkan ?
    Jawab : Tidak ada minimum, untuk sabun cuci piring, pewangi, dan lain-lain termasuk produk rumah tangga kesehatan peraturan bisa di cek di alkes kemkes
    b.Intan Atika Nur Cahyani (Mahasiswa KKN UNS)
    Untuk UMKM apakah cukup IRT saja ?
    Jawab : Tergantung sarana usaha nya apakah terpisah dengan dapur rumah tangga atau tidak. Untuk SPP IRT terkait pangan olahan dan cukup hanya ke dinas setempat
    c.Firdausa Rahmanda (Mahasiswa KKN UNS)
    Pemeriksaan sarana produksi agar dapat lolos kriteria dengan nilai A, B, C atau D dan yang diperiksa apakah hanya tempat produk nya saja?
    Jawab : Untuk UMKM akan diceklis kriteria seperti higenitas, bangunan, apabila 1 sarana sudah memenuhi 80% ceklis maka sudah masuk kategori A dan B. Untuk kategori C dan D pada sarana masih ditemukan kekurangan seperti pengendalian hama, bahan baku rentan terkontaminasi
  4. Pemutaran Video Pemasaran Produk oleh Tim Mahasiswa KKN UNS 199
  5. Praktik Pembuatan Pangan Olahan oleh Tim Mahasiswa KKN UNS 199 dan Kader Desa Jeblog, Karanganom, Klaten
  6. Penutupan oleh Athanasia Budi Astuti (Ketua PUI-PUJAKESUMA)

KUNJUNGAN POLTEKKES PALANGKA RAYA KE DESA BINAAN PUI

Category : Academic Excellence

Pada hari ini Selasa tanggal Lima Belas bulan Desember Tahun Dua Ribu Dua Puluh pukul 07.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Program Center of Excellent (COE) “Kunjungan Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT) Poltekkes Kemenkes Palangka Raya“.

Kegiatan ini dihadiri oleh :

  1. Perwakilan dari Direktorat Poltekkes Kemenkes Surakarta (3 orang) yaitu Athanasia Budi Astuti, Kristian Adi Kusuma dan Linda Safira
  2. Perwakilan dari Poltekkes Kemenkes Palangka Raya (5 orang)
  3. Dr. Yeyentimalla, S.Kep, Ns, M.Si
  4. Ns. Aida Kusnaningsih, M.Kep, Sp. Kep. Mat
  5. Agnescia Clarissa Sera, S.Gz, MFoodScTech
  6. Irene Febriani, S.Kep, MKM
  7. Destinady Kadiser Miden, S.Kep, MKM
  8. Drs. Slamet Samodra Karyadi, MM (Camat Karanganom)
  9. Perwakilan dari Puskesmas Karanganom (4 orang)
  10. Perwakilan dari Kelurahan Jeblog (2 orang)
  11. Perwakilan dari Kader Desa Jeblog (15 orang)

‌Pada pukul 07.30 – 08.30 WIB tim Direktorat Poltekkes Kemenkes Surakarta dan tim Poltekkes Kemenkes Palangka Raya melakukan perjalanan menuju Desa Jeblog, Karanganom, Klaten.

Foto bersama

Setelah itu, melanjutkan rangkaian kegiatan antara lain :

  1. Presentasi tentang Desa Jeblog oleh Suhandani (Perwakilan Kelurahan Jeblog)
  2. Presentasi mengenai kerjasama Poltekkes Kemenkes Surakarta dengan Karanganom oleh Sri Hargiyanti, A.Md Keb (Perwakilan Puskesmas Karanganom)
  3. Demo Produk Berbahan Dasar Herbal oleh Kader Desa Jeblog
Pemaparan Presentasi
Demo Produk Berbahan Dasar Herbal
Peregangan bersama di Desa Binaan

KUNJUNGAN POLTEKKES PALANGKA RAYA KE JURUSAN JAMU

Category : Academic Excellence

Pada hari ini Senin tanggal Empat Belas bulan Desember Tahun Dua Ribu Dua Puluh, telah dilaksanakan kegiatan Program Center of Excellent (COE) “Kunjungan Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT) Poltekkes Kemenkes Palangka Raya“.

Kegiatan ini dihadiri oleh :

  1. Perwakilan dari Poltekkes Kemenkes Palangka Raya (5 orang)
  2. Dr. Yeyentimalla, S.Kep, Ns, M.Si
  3. Ns. Aida Kusnaningsih, M.Kep, Sp. Kep. Mat
  4. Agnescia Clarissa Sera, S.Gz, MFoodScTech
  5. Irene Febriani, S.Kep, MKM
  6. Destinady Kadiser Miden, S.Kep, MKM

‌Pada pukul 07.30 – 09.00 WIB telah dilakukan penerimaan tamu, pembukaan dan pemberian vendel oleh Poltekkes Kemenkes Surakarta yang diwakilkan oleh Satino, SKM, M.ScN (Direktur) dan Emy Suryani, M.Mid (Wakil Direktur I) di Ruang Rapat Direktorat.

Setelah itu, melanjutkan perjalanan menuju Jurusan Jamu Kampus III Klaten. Kegiatan ini dilakukan mulai pukul 09.00 WIB – 16.00 WIB. Rangkaian kegiatan antara lain :

  1. Pemaparan Profil Prodi D-III Jamu oleh Indarto AS, S.Pd, M.Kes (Kajur Jamu)
  2. Pemaparan Capaian PUI-PK oleh  Indri Kusuma Dewi, M.Sc (Sekretaris Jurusan Jamu)
  3. Kunjungan Laboratorium Jurusan Jamu
  4. Kunjungan ke Rumah Cantik Artik
Kunjungan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya ke Jurusan Jamu
Kunjungan ke Laboratorium Jurusan Jamu
Kunjungan ke Rumah Cantik Artik

PELATIHAN KADER DALAM PEMBUATAN BERBAGAI PRODUK BERBAHAN DASAR JAMU

Category : Academic Excellence

Pada hari ini Senin tanggal Tujuh bulan Desember Tahun Dua Ribu Dua Puluh pukul 07.30 WIB sampai dengan 15.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Program Center of Excellent (COE) “Pelatihan Kader Dalam Pembuatan Berbagai Produk Berbahan Dasar Jamu” di Taman Nglorogrejo, Desa Jeblog, Karanganom, Klaten.

Kegiatan ini dihadiri oleh :

  1. Perwakilan dari Direktorat Poltekkes Kemenkes Surakarta (3 orang) yaitu Athanasia Budi Astuti, Kristian Adi Kusuma dan Linda Safira
  2. Drs. Slamet Samodra Karyadi, MM (Camat Karanganom)
  3. Perwakilan dari Kelurahan Desa Jeblog (3 orang) yaitu Drs. Henry Prakosa, Suhandani dan Dewi
  4. Jurusan Jamu Poltekkes Kemenkes Surakarta
  5. Ibu Kader warga Desa Jeblog, Karanganom, Klaten

Hadir ditengah tengah pelatihan ini Camat Karanganom, Slamet Samudro Karyadi. Beliau mengapresiasi dengan adanya pelatihan ini sekaligus merupakan anugerah karena Polkesta menetapkan Kecamatan Karanganom sebagai kecamatan yang dijadikan untuk penanaman tanaman herbal.

“Nantinya saya dengan Lurah Desa Jebog menginisiasi dan melaporkan ini kepada Bupati Klaten bahwa kecamatan Karanganom kedepannya sebagai kecamatan herbal di Kabupaten Klaten”, sambung Camat Karanganom.

Sekaligus dalam acara tersebut Camat Karanganom, Lurah Desa Jeblog dan Tim Polkesta menanam tanaman obat/herbal di Taman Nglorogrejo.

Materi pelatihan ini antara lain :

  1. Ramuan Jamu seperti Hipertensi, Asam urat dan Kolestrol
  2. Makanan Fungsional seperti Nugget kelor, Agar-agar/Puding kelor, Pancake dan Coklat Herbal
  3. Minuman Jamu seperti Sirup Sere, Bir Pletok, Wedang Uwuh, dan Kunir Asem
  4. Sabun Herbal



WORKSHOP PEMBERDAYAAN PEMBUATAN SABUN HERBAL

Category : Academic Excellence

            Klaten – Selasa, 1 September 2020. Pandemi Covid-19 telah banyak merugikan berbagai kalangan. Mulai dari kalangan atas, para petinggi, hingga masyarakat kecil. Salah satu kerugian yaitu kerugian materil, dimana banyak masyarakat usia produktif yang dikeluarkan secara sepihak oleh perusahaan atau tempat dia bekerja dengan dalih mengurangi biaya produksi. Hal in tentu saja semakin sulit lantaran saat pandemi, kebutuhan untuk meningkatkan derajat kesehatan makin banyak.

            Pengabdian masyarakat adalah salah satu bentuk realiasasi dari civitas akademika dalam menimba ilmu, dan diterapkan atau dipublikasikan ke masyarakat luas. Bekerja sama dengan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Pujakesuma Poltekkes Surakarta, pengabdian masyarakat kali ini memiliki tema workshop pembuatan sabun herbal. Targetnya yaitu ibu – ibu kader PKK Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. kegiatan in berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan, dimana para peserta memakai masker dan jarak antar peserta juga diatur.

            Pembuatan sabun herbal dipilih karena mudah dalam mencari bahan pembuatan. Selain itu, sabun ini nantinya juga memiliki daya jual di masyarakat. Sehingga, selain mencegah diri dan keluarga dari penyebaran Covid-19, sabun ini juga bisa membantu ekonomi masyarakat yang terdampak. Bahan yang digunakan juga ramah lingkungan dan murah di pasaran.

            Kedepannya, diharapkan masyarakat mampu lebih produktif dengan memvariasikan bahan pembuatan sabun herbal, sehingga mampu menjadikan desanya menjadi sentra industri pembuatan sabun herbal. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh pemerintah Desa Beku. Menurut masyarakat disini, pemanfaatan sabun herbal sudah tepat guna.

            Sebagai penutup, para peserta workshop juga diajari bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang baik di masyarakat. Yaitu dengan sering mencuci sebelum dan setelah melakukan aktivitas, menerapkan physical distancing, dan selalu menggunakan masker apabila keluar rumah. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di kabupaten Klaten.


WAWANCARA TRIBUNNEWS DENGAN KAJUR JAMU

Category : Academic Excellence

Mengkonsumsi jamu diyakini mampu meningkatkan daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh (imunitas) dari berbagai penyakit termasuk Covid-19. Jamu apa saja yang sebaiknya dikonsumsi dan bagaimana aturan mengkonsumsi jamu yang benar? Ketua Jurusan Jamu Politeknis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Surakarta, Indarto AS mengatakan tubuh manusia sebenarnya sudah memiliki sistem pertahanan atau sistem imun dari serangan virus atau kuman dari luar

Sistem imun itu ada yang berupa kekebalan tubuh bawaan sejak lahir seperti kulit, rambut, horman, enzim, HCL di dalam perut. Namun, ada pula kekebalan tubuh yang sifatnya imun adaftif. Dalam proses pembentukan imun adaftif ini, lanjut Indarto, pembentukan sel makrofa atau sel limposit untuk melawan virus atau kuman dipengaruhi oleh beberapa sintesa zat-zat kimia alami. Zat-zat kimia alami itulah yang terdapat dalam tanaman-tanaman jamu yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh atau menekan daya tahan tubuh kalau berlebihan. “Jadi, herbal atau jamu itu berfungi merangsang sel-sel yang bekerja untuk imunitas,” kata Indarto saat wawancara via zoom, Kamis (2/7/2020). Indarto menerangkan, jenis tanaman untuk jamu jumlahnya cukup banyak. Tanaman itu umumnya sudah tersedia di sekitar masyatarakat. Di antaranya ada empon empon, jahe, kunyit, lengkuas, kunyit, temulawak, kayu manis, jeruk, daun kelor, kencur, sirih, aloe vera (lidah buaya) dan meniran.

Diharapkan kedepannya publikasi melalui media seperti ini dapat membuka wawasan di masyarakat tentang manfaat obat tradisional (jamu) terhadap peningkatan imunitas serta mendorong masyarakat agar kembali menggunakan jamu sebagai sarana pencegahan penyakit.



BAKTI SOSIAL JURUSAN JAMU

Category : Academic Excellence

Pandemi global virus corona masih terus mengalami perkembangan, mulai dari peningkatan jumlah kasus, angka kematian, dan jumlah pasien sembuh. Hingga awal April ini belum ditemukan vaksin yang tepat untuk menangkalnya. Sejmlah penelitian pun masih dikembangkan dan mungkin akan berjalan lama. Oleh karena itu, menerapkan tindakan pencegahan dengan semaksimal mungkin adalah salah satu hal yang wajib dilakukan. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dari luar dan dalam tubuh.

Poltekkes Kemenkes Surakarta khususnya Jurusan Jamu pada hari Jumat 3 April 2020 sampai dengan Senin 6 April 2020 melakukan Bakti Sosial di lingkungan sekitar kampus

Kami sebagai warga negara dan civitas akademika merasa mempunyai kewajiban untuk membantu dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar kami dengan memberikan bantuan berupa makanan sehat dan jamu empon-empon sebagai salah satu pencegahan penyakit dari dalam tubuh.

Dengan pemberian makanan dan minuman tersebut harapannya masyarakat agar bisa mencegah penyakit dengan selalu berupaya meningkatkan sistem imun tubuh mereka.

Sasaran kami yaitu masyarakat kebawah terutama orang tua dan para pekerja informal  yang tidak mempunyai hak kerja dari rumah. Dan di karenakan hal tersebut, maka mereka ini sangat rentan terhadap penularan penyakit atau wabah yang sedang menjadi pandemi.

Kami berharap bantuan yang sedikit kami berikan dapat berguna sebaik mungkin, mampu meningkatkan sistem imun dan penularan virus, serta membuat badan lebih bugar.


KALENDER

September 2021
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

PENGUNJUNG

  • 1
  • 338
  • 600
  • 94,549